5 Fakta Stephen Hillenburg, Sebagai Kreator Spongebob

Dikutip atm303 Para pencinta dunia animasi mendapat kabar duka dari meninggalnya Stephen Hillenburg, kreator serial SpongeBob SquarePants. Stephen meninggal di usia 57 tahun dan dikonfirmasi langsung oleh Nickelodeon yakni saluran resmi SpongeBob.

1. Inilah kehidupan Stephen Hillenburg sebelum menjadi animator
Lahir pada 21 Agustus 1961, pria bernama lengkap Stephen McDennell Hillenburg pernah menjadi guru biologi laut selama tiga tahun. Lulusan Humboldt State University, Stephen menjadi Sarjana Interpretasi dan Perencanaan Sumber Daya Laut. Kegemaran Stephen tentang laut sudah dimilikinya sejak kecil. Dirinya menonton beberapa film yang dibuat oleh ahli laut Prancis Jacques Cousteau dan langsung terpesona dengan kehidupan bawah laut. Stephen pertama kali melakukan snorkeling di usia 15 tahun dan takjub dengan segala warna yang ada di dalamnya.

Setelah lulus perguruan tinggi, Stephen menginginkan pekerjaan sebagai pengajar anak-anak. Dia juga pernah berharap untuk bekerja di taman nasional di pantai. Dia mengajarkan ekologi kolam renang, sejarah bahari dan keragaman laut pada anak-anak. Dia melakukan pekerjaan tersebut di Orange Country Marine Institute atau yang sekarang dikenal sebagai Ocean Institute

2. Stephen Hillenburg memutuskan menjadi seorang animator, meski tentu banyak rintangannya
Pada satu titik selama masa jabatannya di Orange Country Marine Institute, Stephen menghadiri festival animasi seperti International Tournee of Animation and Arts yang dibuat oleh California Institute of the Arts. Di festival tersebut, karya para siswa dipertunjukkan. Stephen kemudian memutuskan untuk mengejar karier di bidang itu.

Padahal sebelumnya dia berencana untuk mengambil gelar master dalam bidang seni. Tapi alih-alih mewujudkan rencananya, dia malah meninggalkan pekerjaannya tahun 1987 dan memutuskan menjadi animator. Dua tahun kemudian, dia terdaftar dalam Program Animasi Eksperimental di CalArts. Stephen lulus pada tahun 1992 dan mendapat gelar Master of Fine Arts dalam animasi eksperimental.

3. Begini kisah awal membuat film animasi pertamanya
Stephen membuat karya animasi pertamanya yakni film pendek The Green Beret dan kedua berjudul Wormholes di CalArts yang bercerita tentang teori relativitas. Semuanya digarap pada tahun 1992. Dia mendapat bantuan dari Princess Grace Foundation yang mendanai seniman baru dalan teater, tari atau film Amerika. Yayasan tersebut setuju membantu upaya Stephen dalam pengerjaan filmnya. Stephen juga mendapatkan Beasiswa Film Pasca Sarjana.

4. Kalau kamu penasaran, inilah alasan Stephen kenapa memilih laut sebagai lokasi animasi ciptaannya
Kecintaan Stephen pada dunia bawah laut ternyata tidak hilang begitu saja. Setelah lulus sebagai sarjana kelautan dan memiliki pengalaman bekerja sebagai pengajar ekosistem laut, Stephen yang sudah menjadi animator menggabungkan kedua keahliannya dalam satu karya bernama SpongeBob SquarePants. Pada tahun 1997, dirinya datang ke Nickelodeon dengan mengenakan kemeja Hawaii untuk menggambarkan suasana laut. Pemimpin Nickelodeon, Eric Coleman mengatakan karya tersebut sangat menakjubkan. Pada akhirnya, Nickelodeon menyetujui pendanaan untuk Stephen menghasilkan karyanya.

5. Kini, SpongeBob SquarePants telah menjadi program anak-anak dengan rating tertinggi
Pertama kali tayang tanggal 1 Mei 1999, SpongeBob SquarePants menjadi program anak-anak kedua di belakang Rugrats. Namun pada musim ketiganya, SpongeBob sanggup membalikkan posisi menjadi tontonan dengan rating tertinggi di televisi kabel. Serial ini menyebabkan Nickelodeon menjadi saluran kabel paling banyak ditonton. Dilaporkan bahwa ada sekitar 50 juta penonton yang menonton SpongeBob setiap bulan dan 20 juta di antaranya adalah orang dewasa.

Stephen mengisi suara untuk karakter Potty the Parrot sampai tahun 2004 dan digantikan oleh Tibbit. Dirinya kemudian menjadi sutradara aktor bersama dengan Drymon. Dan menjadi produser eksekutif dalam The SpongeBob Movie: Sponge Out of Water.

Stephen meninggalkan seorang istri bernama Karen Hillenburg dan putra bernama Clay. Kepergiannya jelas meninggalkan duka di hati semua orang terutama yang menggilai karya yang terlah dikerjakannya. Selamat jalan Stephen Hillenburg, kamu dan karyamu tak akan pernah terlupakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *